Begitu banyak mata uang di dunia ini, bahkan tiap Negara memiliki uang tersendiri yang berlaku di negerinya dan di dunia internasional, namun bukan berarti kita bisa dengan mudah mentransaksikan mata uang tertentu secara online dikarenakan oleh banyak hal.
Apalagi dalam forex trading, transaksi dilakukan melalui pasangan mata uang, atau yang biasa disebut pairs, dimana pasangan mata uang tertentu belum tentu menarik secara pergerakan dibandingkan dengan pairs lainnya.

Meskipun beberapa dealer ritel perdagangan mata uang seperti baht Thailand atau Koruna Ceko, mayoritas memperdagangkan tujuh pasangan mata uang yang paling likuid di dunia, dimana empat diantaranya dijuluki “majors”:

EUR / USD (Euro / dollar AS)
USD / JPY (Dollar AS / yen Jepang)
GBP / USD (British Pound / Dollar AS)
USD / CHF (Dollar AS / Swiss Franc)

dan tiga pasang mata uang komoditas:

AUD / USD (Dollar Australia / Dollar AS)
USD / CAD (Dollar AS / Dollar Kanada)
NZD / USD (Dollar Selandia Baru / Dollar AS)

Ke tujuh pasangan mata uang ini, secara bersama dengan berbagai kombinasi mereka (seperti EUR / JPY, GBP / JPY dan EUR / GBP), mencapai lebih dari 95% dari seluruh perdagangan di dunia forex. Mengingat sejumlah kecil instrumen perdagangannya, hanya 18 pasang mata uang dan persilangannya yang aktif diperdagangkan, pasar forex jauh lebih terkonsentrasi daripada pasar saham.