Emas Masih Mencatat Kinerja Mingguan Terbaiknya

Emas Masih Mencatat Kinerja Mingguan Terbaiknya

Pergerakan harga emas terlihat bergerak fluktuasi dalam range sempit pada perdagangan Jumat lalu, namun masih mencatat kinerja mingguan terbaiknya dalam hampir 12 tahun.

Hal ini disebabkan oleh para investor yang menutup posisi transaksi mereka di pasar emas menyusul dukungan dari respon pasar terhadap kebijakan fiskal AS dalam jumlah besar.

Pasar global terus mengalami kesulitan karena pesimisme virus corona (COVID-19) dengan emas bergerak pada kisaran $1620/25 saat ini telah naik 0.10% mendekati $1630 di sesi Asia hari Senin.

Sementara berita utama akhir pekan menunjukkan bahwa Presiden AS Donald Trump dalam Briefing Task Force Corona Virus terbarunya menghapus karantina dari area berbahaya, memperpanjang kembali penerapan social distancing sampai 30 April yang dapat membebani nada risiko. Tercatat jumlah kasus COVID-19 di AS telah melampaui 124,000.

Emas juga agak tertekan oleh rebound dollar untuk pertama kalinya di minggu lalu, setelah disetujuinya paket stimulus Covid-19 senilai $ 2 triliun olehHouse of Representatives.

Selama pekan ini komoditas logam mulia mencatat kenaikan hingga 9.5% dan nampaknya dukungan masih terlihat mengingat masih tingginya sentimen risk-off pasar di tengah pandemi virus corona.

Berita geopolitik yang mengkhawatirkan selama akhir pekan kemarin adalah Arab Saudi melaporkan rudal balistik telah dicegat pada Sabtu kemarin di langit di atas ibu kota Arab Saudi, Riyadh dan kota selatan Jazan. Juga, diberitakan Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek ke laut lepas pantai timurnya pada hari Minggu.