USD/JPY Masih Diuntungkan Oleh Tekanan Yang Melanda Greenback

USD/JPY Masih Diuntungkan Oleh Tekanan Yang Melanda Greenback

Yen Jepang menguat di sesi Asia hari ini, meskipun ada tawaran beli dalam dollar AS, diperdagangkan 0.46% lebih tinggi vs greenback dengan USD/JPY meluncur dari tertinggi 107.769 ke level terendah sesi 107.300 sejauh ini.

Pemerintah Jepang diberitakan akan mempertimbangkan untuk memperluas larangan masuk bagi mereka yang dari AS, China, Korea Selatan, dan sebagian besar Eropa, seperti yang dilaporkan Reuters. Di sisi lain, BOJ mengutip penyangga modal dan persyaratan likuiditas sebagai penanggulangan Operasi Pasar Terbuka (OMO) bank sentral.

Seiring indeks dollar yang menuju jalur kerugian terbesarnya sejak 2009, seiring melonggarnya permintaan pedanaan dalam bentuk dollar yang diakibatkan oleh ketentuan sejumlah bank sentral utama. Hal inilah yang memberikan dukungan bagi penguatan yen Jepang, yang mendapat dorongan dari minat pasar yang masih tinggi terhadap aset safe haven.

Pasar tergantung pada aliran stimulus dari pemerintah dunia dan bank sentral dan sebelum akhir pekan, Federal Reserve AS mengatakan akan mengurangi program pembelian obligasi negara dari $75 miliar/hari saat ini menjadi $60 miliar/hari pada 2 April. Federal Reserve juga akan mengurangi pembelian sekuritas hipotek sebesar $10 miliar menjadi $40 miliar dan tetap bersifat fleksibel.